Didik Ludiyanto tetap menyiapkan tim Laskar Joko Tingkir beruji coba di Sleman sekalipun PSSI tidak diakui Menpora
Jajaran pelatih Persela Lamongan tetap menyiapkan tim untuk menjalani laga uji coba melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (19/4), dan tidak memikirkan keputusan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi tidak mengakui PSSI.

Asisten pelatih Persela Didik Ludianto mengungkapkan, ia tetap fokus menyiapkan anak didiknya, meski kelanjutan Indonesia Super League (ISL) 2015 masih buram. Sebagai asisten pelatih, Didik hanya berkeinginan mempersiapkan tim dalam urusan teknis.

“Untuk masalah itu, biarkan manajemen yang menentukan. Kami tidak punya wewenang. Sebab, kami hanya berurusan untuk menjaga di ranah teknis permainan tim saja. Jadi, kami pilih lebih fokus persiapkan tim hadapi PSS,” tutur Didik saat dikonfirmasi Goal Indonesia.

Dalam laga nanti, tim Laskar Joko Tingkir tidak diperkuat skuat terbaiknya. Taufik Kasrun dan Risky Mirzamah, tengah mengalami cedera yang membuat keduanya harus ditinggal di Lamongan untuk menjalani pemulihan.

“Kami sudah siap hadapi PSS, meski tanpa Taufik dan Rizky yang masih cedera. Keduanya tidak kami bawa, karena harus menjalani perawatan pemulihan dari tim dokter. Kami tidak mau lebih berisiko, dan lebih memilih memberi waktu bagi mereka berdua untuk benar-benar pulih dari cedera,” tutur Didik.

Disinggung mengenai target dalam laga uji coba tersebut, pelatih yang akrab disapa Pacul ini menandaskan, tidak akan melihat hasil akhir. Sebab, tujuan Persela datang beruji tanding di Sleman untuk evaluasi tim usai menjalani latihan saat kompetisi sedang libur.

“Masih ada beberapa kekurangan yang ingin kami perbaiki dari tim, seperti pemain bertahan yang masih kurang sigap dalam mengantisipasi serangan cepat lawan, juga pada mental bertanding pemain. Itu sebenarnya yang ingin kami dapatkan dalam uji coba nanti, bukan skor akhir,” beber Pacul.

Jajaran pelatih Persela lainnya sudah bersepakat tidak mempedulikan status calon lawan yang akan dihadapi. Pacul juga sudah menginstruksikan kepada pemain Persela untuk tidak meremehkan kekuatan tim Divisi Utama Liga Indonesiaitu.

“Mereka memang berlaga di pentas Divisi Utama, tapi kekuatan mereka tidak boleh dianggap remeh. Sebab, di PSS ada banyak pemain bagus, dan dilatih Jaya Hartono. Kami berharap uji coba nanti bisa memberikan hasil positif buat tim,” pungkasnya. (gk-43)