Made Difokuskan Untuk Hilangkan Trauma di Bandung
Menatap laga lanjutan AFC Cup 2015 menghadapi Lao Toyota FC, Persib Bandung terpaksa meninggalkan I Made Wirawan di tanah air. Meski hasil ct scan masih dalam batas-batas normal, namun dokter tim, Rafi Ghani, belum merekomendasikan kiper asal Bali itu untuk ikut ambil bagian. Itu karena masih ada rasa trauma dari sang pemain pasca kejadian tabrakan yang melibatkan yang membuat Made harus dibawa ke rumah sakit.

“Makanya diputuskan Made tidak ikut ke Laos, di sini (Bandung) dia ditinggal dan bakal ada program tertentu sampai rasa percaya dirinya kembali dan rasa ketakutannya hilang,” ujar dokter Rafi ketika diwawancara di Mess Persib, Minggu (12/4).

Dokter yang memasuki tahun keenam menjadi tim medis Maung Bandung itu mengatakan Made belum siap untuk melakoni partai yang ketat. Karena dipastikan akan ada ketakutan dari sang pemain bila dia berduel akan kembali mendapat benturan keras yang sama. Untuk itu Rafi belum memberi lampu hijau bagi tim untuk menggunakan jasa kiper berusia 33 tahun tersebut.

“Kekhawatiran ada benturan kembali di kepala itu kan membuat trauma, akhirnya nanti ga akan maksimal mainnya. Dari pada gitu, ya kita siapkan yang lebih siap,” sambungnya.

Shot stopper yang juga punggawa tim nasional Indonesia itu pun difokuskan oleh Rafi untuk melakukan pemulihan di Bandung. Nanti dia akan berlatih dengan pemainnya yang tidak diboyong ke Laos. “Rencana untuk lebih mempercepat hilang trauma, kita akan coba berlatih pakai pelindung kepala untuk Made,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here