Pelatih Peru, Ricardo Gareca, menolak membocorkan susunan pemain yang akan dimainkannya saat lawan Peru di perempat final Copa America yang akan dimainkan di Temuco, Jumat (26/6/2015) pagi waktu WIB yang rencananya akan disiarkan oleh Kompas TV.

Gareca ingin memastikan semua pemainnya fit jelang pertandingan nanti.Dua penyerang andalannya, Claudio Pizzaro dan Jefferson Farfan yang dikabarkan mengalami cedera diharapkan sudah pulih.

Demi melangkah ke semifinal, Gareca, mengharapkan dukungan dari para suporter fanatiknya untuk membakar semangat para pemain yang akan berlaga di lapangan.

“Kepada para fans, kami mengaharapkan dukungan dan kepercayaannya. Saya melihat dukungan yang luar biasa dari mereka,” ujar Gareca.

“Saya punya keyakinan kepada tim yang akan meninggalkan semuanya di lapangan demi maju ke semifinal. Pesannya adalah, kami bagus dalam semua aspek. Kami memang bukanlah favorit, kami cuma berpikir bagaimana main bagus.”

Prediksi Bolivia Vs Peru: Berambisi ke Semifinal, Bolivia Diharamkan Bikin Salah

Ambisi Bolivia di ajang Copa America 2015 terus menyala. Usai lolos ke babak perempat final anak asuh Mauricio Soria berpeluang melangkah ke babak semifinal.

Namun, Bolivia harus menyingkirkan Peru di fase delapan besar yang akan dimainkan di Temuco, Jumat (26/6/2015) pagi waktu WIB yang rencananya akan disiarkan oleh Kompas TV.

Jika melihat hasil yang terjadi di fase grup, Bolivia, cukup beruntung hanya bertemu Peru. Pasalnya, Bolivia terhindar dari tim besar macam Paraguay.

Meski demikian, Soria, menegaskan timnya tidak boleh melakukan kesalahan jika ingin mewujudkan mimpinya itu. Terakhir kali Bolivia melangkah ke fase perempat final pada tahun 1997.

“Kami tidak boleh melakukan kesalahan dan memastikan tiap kami melakukan serangan maka gerakan tersebut efektif demi lolos ke babak selanjutnya,” ujar Soria dalam jumpa pers seperti dilansir situs resmi Copa America 2015.

“Ini adalah pertandingan terbesar dalam hidup saya tapi saya harap akan ada yang lain lebih baik.” Soria melanjutkan “Kami ingin menjalankan pertandingan yang baik dan mewakili negara seperti yang diharapkan oleh setiap orang.”

Bolivia dan Peru pernah berjumpa beberapa kali. Pada tahun 2004 dan 2007 kedua tim bermain imbang 2-2. Dengan pengalaman tersebut, Bolivia tidak ingin hasil tersebut tidak terjadi lagi.

“Peru adalah tim yang memiliki progres yang banyak dan cepat, mereka harus berterimakasih kepada pelatih Ricardo Greco.”

El Verde (julukan Bolivia) harus mewaspadai beberapa nama dalam tim Peru yang dihuni beberapa pemain kawakan macam Claudio Pizaro dan Paolo Guerrero.

“Mereka punya kemampuan dan pemain yang berpengalaman seperti Pizarro dan Guerrero. Mereka cepat tapi kami akan coba meminimalisir dan menghentikan kualitas mereka.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here