Premi Asuransi Mobil
Premi Asuransi Mobil

Premi Asuransi Mobil – Premi memiliki komponen penting yang harus diketahui juga oleh nasabah. Komponen ini seringkali diabaikan oleh para tertanggung. Padahal ini termasuk hal penting yang perlu dipahami. Termasuk Anda yang menggunakan premi asuransi mobil. Sesungguhnya tidak hanya berlaku untuk nasabah premi asuransi mobil saja. Akan tetapi bisa juga digunakan oleh nasabah dengan produk asuransi lainnya.

Premi Asuransi Mobil
Premi Asuransi Mobil

Komponen-komponen tersebut meliputi:

  1. Premi Dasar, merupakan premi yang jumlahnya dicantumkan pada polis asuransi. Biasanya premi ini tidak berubah selama data atau luas jaminannnya tidak mengalami perubahan. Premi dasar terbagi menjadi tiga komponen yang lebih kecil lagi. Yaitu komponen premi yang membayar kerugian yang mungkin dapat terjadi komponen premi yang membiayai operasi atau kegiatan perusahaan, dan komponen premi yang menjadi bagian dari keuntungan perusahaan.
  2. Premi Tambahan, yaitu jenis premi yang ditambahkan pada premi dasar jika terjadi perubahan data dan luasnya resiko yang dijaminkan. Misalnya, Anda semula hanya membayarkan premi asuransi kesehatan. Namun karena Anda juga menginginkan memakai produk tambahan selain asuransi kesehatan, seperti asuransi mobil autocillin. Maka biaya premi Anda tentu akan bertambah pada perusahaan asuransi mobil autocillin. Itulah yang disebut dengan premi tambahan.
  3. Reduksi Premi, adalah potongan dari besarnya premi yang diakibatkan oleh situasi tertentu. Misalnya pembayaran premi secara sekaligus untuk beberapa tahun ke depan atau pembayaran premi melalui lembaga keuangan tertentu.
  4. Tarif kompeni, merupakantarif yang disusun untuk menghindari ketatnya persaingan usaha diantara perusahaan asuransi.

Demikianlah beberapa komponen penting tentang premi asuransi mobil yang harus diketahui oleh tertanggung (nasabah). Agar lebih mengetahui dan memahami ketika menggunakan premi asuransi mobil, sebelum melangkah lebih jauh. Jangan sampai ketidaktahuan yang mengakar dalam diri kita justru menjadi boomerang. Lebih tepatnya justru merugikan kita sendiri.

Padahal pihak asuransi tidak bermaksud atau berniat demikian. Tetapi justru karena kelalaian diri kita sendiri. Harus dicamkan baik-baik, bahwa asuransi itu penting! Karena pentingnya hal tersebut, maka Anda harus memahaminya dengan seksama. Selamat berasuransi!