Bayern Munich bisa saja diunggulkan melawan FC Porto di perempatfinal Liga Champions, namun Die Roten wajib mewaspadai sepak terjang Porto yang pernah menjadi juara di tahun 2004 di bawah arahan Jose Mourinho.

Sama seperti saat ini, di tengah himpitan klub-klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, Juventus dan Bayern. Porto yang memiliki julukan Dragons atau Naga, datang dengan status non-unggulan atau underdog.

Pelatih Bayern, Josep ‘Pep’ Guardiola secara terang-terangan mewaspadai kecepatan para penyerang Porto yang terdiri dari Yacine Brahimi, Jackson Martinez, Ricardo Quaresma dan pemain pinjaman Barcelona, Cristian Tello.

“Semua tim memiliki kualitas spesial. Porto dan Shakhtar ada di grup yang sama (penyisihan grup), jadi kami telah menyaksikan beberapa laga mereka. Porto tim yang hebat dan memiliki stadium yang indah. Mereka kuat secara fisik dan menyerang dengan kecepatan, di perempatfinal Anda tak bisa berharap pertandingan mudah,” beber Pep dikutip dari Football Espana, Sabtu (21/3/2015).

Mantan pemain Porto yang merasakan kesuksesan tim di tahun 2004, Victor Baia juga menambahkan bahwa kondisi tim sama seperti tahun 1987. Kala itu Porto bertemu dengan Bayern di final European Cup dan menang 2-1, dengan status non-unggulan.

“Bayern salah satu lawan terakhir yang ingin dijumpai, tapi tidak ada yang mustahil – laga dimulai dari 0-0. Terakhir kali kami bertemu Bayern (tahun 1987), kami juga tidak difavoritkan, tapi kami menang. Di hari yang sempurna, laga sempurna, semua dapat terjadi,” imbuh Baia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here