Rinto Harahap yang kita kenal sebagai seorang yang piaway dalam bernyanyi dan menciptakan sebuah lagu kini telah dipanggil oleh sang maha kuasa. beliau menginggal di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura Senin, 9 Faberuari 2015, pukul 21.45 WIB.

Penyanyi dan pengarang lagu Rinto Harahap meninggal pada Senin, 9 Faberuari 2015, pukul 21.45 WIB. Menurut Ulin Ni’am Yusron, seorang kerabat karib Ratna Harahap, anak Rinto Harahap, Rinto menghembuskan nafas terakhirnya di
“Jenazah almarhum esok akan dibawa ke Tanah Air. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan penghiburan,” begitu status Ulin di Facebook.

Rinto Harahap lahir di Sibolga, Sumatra Utara, 10 Maret 1949. Pada 1970, bersama sahabat karibnya Charles Hutagalung dan Reynold Panggabean mendirikan grup band The Mercy’s yang begitu fenomenal.

Rinto juga mendirikan perusahaan rekaman bernama Lolypop di era 1970-an. Tidak sedikit penyanyi berbakat dan memiliki nama tenar lahir dari tangan dingin almarhum, di antaranya Nia Daniati, Betharia Sonata, Christine Panjaitan, Iis Sugianto, dan Eddy Silitonga.

Dari hasil pernikahannya dengan putri Solo, Lily Kuslolita, Rinto dikaruniai tiga anak, salah satunya penyanyi Cindy Claudia Harahap.

Beberapa judul lagu hasil ciptaan dan dinyanyikan sendiri oleh Rinto yang akrab di telinga pecinta musik nusantara, antara lain Kuingin Cinta yang Nyata, Love, Woman, Hari Telah Berganti, Hatiku Bernyanyi, Ibu, Ayah Keroncong Sayang, Untuk Apa, Seindah Rembulan, Masih Adakah Rindu, Suara Hati, Aku Tak Pernah Bosan, Akupun Ingin Cinta, Injit-injit Semut.

 

Pada Mei 2013, 14 lagu yang merupakan karya hit dari Rinto Harahap sempat dinyanyikan ulang oleh beberapa penyanyi muda dalam album Rinto Harahap in Latin Love Songs, seperti Dira Sugandi, Ermy Kullit, dan Cindy Claudia Harahap.

“Album yang ini iramanya bossas,” kata Cindy Claudia Harahap, yang juga putri sang pencipta lagu, ketika itu.

Erwin Harahap, adik Rinto, yang bertindak sebagai produser sengaja memilih musik Latin dalam album ini. “Musik Latin itu dinamis, ada bossas, ada salsa,” kata Erwin saat menggelar jumpa media peluncuran “Rinto Harahap in Latin Love Songs”.

Erwin berpendapat lagu Rinto yang mayoritas bertema cinta tepat dibawakan dalam periode ini. “Di negara kita cinta sedang memudar. Mulai dari cinta dalam keluarga, terjadi perceraian. Antara pemerintah dengan rakyatnya juga. Kalau kita mencintai, akan mudah cari penyelesaian yang baik.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here