Nada optimisme dilontarkan gelandang AS Roma, Seydou Keita, jelang partai akbar melawan Juventus. Ia mengaku tak gentar Juventus. Alasannya, la adalah alumni Barcelona.

Pasukan Rudi Garcia saat ini tertinggal sembilan angka dari pemuncak Serie A, Juventus, jelang laga yang dihelat di Stadio Olimpico, Selasa (3/3/2015) dini hari WIB tersebut. Performa Roma dalam tujuh pekan terakhir bisa dibilang juga tidak berada dalam grafik menanjak, Giallorossi hanya sanggup menang sekali dan enam sisanya berakhir imbang.

Catatan tersebut berbanding terbalik dengan Juventus. Pasukan Si Nyonya Tua kokoh di pucuk klasemen sementara Serie A berbekal tabungan 57 angka dan baru sekali menelan kekalahan.

“Saya menghormati Juventus. Tetapi, para pemain yang sempat membela Barcelona tidak boleh takut kepada siapa pun. Saya melakukan persiapan spesial di laga penentu gelar ini. Saya tak ingin sesumbar. Namun, Scudetto berada dalam genggaman kami jika kami bisa mengalahkan mereka,” ungkap Keita dilansir Football-Italia.

Keita juga mengharapkan dukungan maksimal kepada Romanisti -sebutan pendukung Roma- pada pertandingan nanti.

“Kami punya peluang besar meraih kemenangan jika seisi Olimpico mendukung kami. Saya tak sabar melakoni laga nanti. Jika ini sampai ke level fanatisme. Saya sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika Roma berhasil memenangkan sesuatu.”

Roma sendiri sebelumnya berhasil mendapatkan satu tiket ke babak 16 besar Liga Europa setelah mengandaskan perlawanan Feyenoord dengan skor 2-1 pada Kamis (26/2/2015) waktu setempat. Hasil itu membuat mereka menghentikan tren hasil imbang secara berturut-turut di semua kompetisi. (Deny Adi Prabowo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here