Muhammad Fadli Imammuddin, pebalap tim Astra Honda Racing Team (AHRT) terlibat dalam kecelakaan fatal saat menjuarai Race Kedua, kelas SuperSport 600 cc, Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015 Seri kedua, di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, Minggu (7/6/2015). Kecelakaan ini mengancam karir balap Fadli berakhir karena cidera yang dialami cukup parah.

Kecelakaan terjadi hanya beberapa detik setelah Fadli sukses melintasi garis finis di posisi pertama. Pebalap bernomor punggung #43 ini tengah melakukan selebrasi dengan melambaikan tangannya ke penonton di tribun. Alih-alih, pebalap Thailand dari tim AP Honda Jakkrit Sawangswat menyambar dari belakang.

Alhasil, kecelakaan tak terhindarkan. Kedua motor terpental dan Fadli tersungkur di atas aspal. Jakkrit juga terjatuh dan menabrak tembok. Kedua pebalap mengalami cidera serius dalam kecelakaan ini.

Dari beberapa foto yang didapat, dikutip dari KompasOtomotif, (7/6/2015) malam, terlihat kalau kondisi kaki kiri Fadli terlihat parah dengan luka terbuka. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu terlihat masih sadarkan diri setelah kecelakaan sambil memegangi kaki kirinya yang terluka.

Setelah lintasan bersih dari seluruh pebalap lain, Fadli langsung dihampiri tim medis dan dibawa ambulans ke RS Petamedika, Sentul City, Bogor, Jawa Barat. Dari foto lain, juga terlihat kondisi Fadli di ruang Unit Gawat Darurat. Fadli terlihat masih dalam kondisi setengah sadar, sedangkan kaki kirinya sudah dibalut, siap untuk segera dioperasi.

Selain itu, sumber lain mengatakan, kondisi kaki kiri Fadli sudah sangat parah untuk dipulihkan kembali. Kemungkinan terburuk, jika memang tak bisa dipulihkan, dokter menyarankan untuk amputasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here