Namun, dengan hadirnya isu ini, dirinya dan keluarga otomatis terganggu. Baginya, hal yang wajar jika fitnah datang membuat konsentrasinya sebagai tentara buyar.
“Terganggu pasti, cuma ya sudah perintah proses hukum. Terganggu itu normal kalau enggak terganggu saya juga bingung manusianya kayak gimana. Manusia yang tidak punya gangguan malah menurut saya bukan manusia yang tidak benar,” lanjutnya.
Kini, Zulfikar memberikan jaminan bahwa kasus yang telah bergulir di Puspom TNI akan dilakukan secara transparan. Untuk membuktikan jika isu tersebut hanya fitnah belaka.
“Sekarang sudah masuk proses hukum. Kita sama tunggu hasilnya seperti apa. Kebenaran akan terungkap,” tandasnya.




